Artikel

Mengejar Mimpi

Written by Titin Anisa Thursday, 02 September 2010 12:47

“orang cerdas adalah orang yang dapat berfikir secara jangka panjang dan memperrhitungkan berdasarkan tujuan akhir”

IMPIAN KU

Impian perlu kita ketahui,menyangkut apa  impian kita dan bagaimana untuk menuju impian tersebut!!!

Impian dapat kita sangkut pautkan dengan hobby (mengapa?) karena hobby bisa menuntun kita untuk berlatih dan berlatih,hingga menghasilkan kerja keras dan andingnya adalah impian.

Tujuan mengetahui impian kita

Pertama,pasti lebih menghemat tenaga dan biaya

Because kalau kita mengetahui impian kita,kita lebih bisa mencapainya dengan jalan yang cepat,tidak perlu membuang waktu untuk mencoba kian kemari.

Dua,dapat memotifasi diri dalam segi apapun

Contohnya aja dalam belajar (mentang-mentang pelajar).Dengan kita ketahui impian kita,otomatis kita dapat termotifasi dalam mengejar dream kita.

Dan dulu-dulu kita tahu rumus sukses :

Rumus Sukses = Impian + berusaha + berdoa

So,kalau kita lakuin setengahnya,bakal ngak kajalan donk cita – citanya,kalau punya impian but tidak berusaha,ngak bakalan tercapai dech cita-citanya.

Tiga,Jelas dalam memilih keputusan

Kalau kita dah milih impian kita,otomatis kita konsisten donk pada keputusannya.Misalnya kita belum nentuin jati diri mo kemana,ya… nanti pastinya kita ling-lung pada tantangan yang datang,contohnya ingin jurusan akuntansi,eh….pilih ekonomi,eh….pilih psikologi…Nah khan jadi ribet mau yang mana (Player,Pasto).

Empat,jalan untuk sukses didepan mata

Kenapa? (Why,limaza),because,kalau kita tahu dengan impian,tahu dengan jalan yang akan ditempuh,otomatis impian akan didepan mata.

Contohnya seseorang ingin jadi Psikolog (ya….Psikolog lagi,mentang-mentang ingin jadi Psikolog buk),kalau ingin jadi Psikolog,mesti minat nomor 1,kemampuan,usaha,doa,suka bersosialisasi dengan dunia luar dalam mengambil intisari di bidang Psikologi,serta rajin baca-baca buku Psikologi dan cari-cari tentang ilmu Psikologi…InsyaAllah cita-cita jadi Psikolog tercapai (amiin).

Seandainya,apabila kita tidak mengetahui tujuan kita,apa yang akan terjadi.Apa lagi pada zaman globalisasi seperti ini,pemuda/i bangsa sedang mencari jati dirinya…

Kalau seandainya salah mengambil jalan,mau dibawa kemana nagara kita.Khan yang perjuangin Negara kita ntu ya pmuda/i Indonesia..

Seperti kata salah seorang tokoh nasional Ir.H.Azwar Anas

“ Zaman semakin lama,semakin cepat berkembang dan itu menuntut generasi muda Indonesia siap untuk mengikuti semua perkembangan itu.Untuk menghadapi segala tantangan yang akan muncul dikemudian hari,kita membutuhkan generasi muda yang tangguh.Supaya bisa menjadi pribadi yang tangguh,mereka harus menggali potensi yang dimiliki.”

So,our dream berpengaruh banget bagi diri kita maupun orang lain.Dan juga impian must come from our heart.Dengan begitu semoga diwaktu ke depan semua pemuda/i Indonesia menjadi orang yang sukses yang bisa membanggakan “tanah airnya”.Dan jangan lupa dari sekarang mulailah jadi “SANG PEMIMPI” dan jalankan rumus sukses.

***

Titin Anisa

XI IPS 1

Periode 2010/2011

SMA N 1 AMPEK ANGKEK

 

Ternyata Islam Sudah Ada di Amerika Jauh Sebelum Kedatangan Colombus

Written by Admin Tuesday, 24 August 2010 15:07


?????? ????? . ?????????? ?????????????? ?????????.?? ??? ????? ????.???? ??? ? ????
????? ??? ?? ???? ????. ?????? ? ?????? ??? ??? ? ????.??? ???

Jika Anda mengunjungi Washington DC, datanglah ke Perpustakaan Kongres (Library of Congress). Lantas, mintalah arsip perjanjian pemerintah Amerika Serikat dengan suku Cherokee, salah satu suku Indian, tahun 1787. Di sana akan ditemukan tanda tangan Kepala Suku Cherokee saat itu, bernama AbdeKhak dan Muhammad Ibnu Abdullah.

Isi perjanjian itu antara lain adalah hak suku Cherokee untuk melangsungkan keberadaannya dalam perdagangan, perkapalan, dan bentuk pemerintahan suku cherokee yang saat itu berdasarkan hukum Islam. Lebih lanjut, akan ditemukan kebiasaan berpakaian suku Cherokee yang menutup aurat sedangkan kaum laki-lakinya memakai turban (surban) dan terusan hingga sebatas lutut.


Cara berpakaian ini dapat ditemukan dalam foto atau lukisan suku cherokee yang diambil gambarnya sebelum tahun 1832. Kepala suku terakhir Cherokee sebelum akhirnya benar-benar punah dari daratan Amerika adalah seorang Muslim bernama Ramadan Ibnu Wati.


Berbicara tentang suku Cherokee, tidak bisa lepas dari Sequoyah. Ia adalah orang asli suku cherokee yang berpendidikan dan menghidupkan kembali Syllabary suku mereka pada 1821. Syllabary adalah semacam aksara. Jika kita sekarang mengenal abjad A sampai Z, maka suku Cherokee memiliki aksara sendiri.


Yang membuatnya sangat luar biasa adalah aksara yang dihidupkan kembali oleh Sequoyah ini mirip sekali dengan aksara Arab. Bahkan, beberapa tulisan masyarakat cherokee abad ke-7 yang ditemukan terpahat pada bebatuan di Nevada sangat mirip dengan kata ”Muhammad” dalam bahasa Arab.



Nama-nama suku Indian dan kepala sukunya yang berasal dari bahasa Arab tidak hanya ditemukan pada suku Cherokee (Shar-kee), tapi juga Anasazi, Apache, Arawak, Arikana, Chavin Cree, Makkah, Hohokam, Hupa, Hopi, Mahigan, Mohawk, Nazca, Zulu, dan Zuni. Bahkan, beberapa kepala suku Indian juga mengenakan tutp kepala khas orang Islam. Mereka adalah Kepala Suku Chippewa, Creek, Iowa, Kansas, Miami, Potawatomi, Sauk, Fox, Seminole, Shawnee, Sioux, Winnebago, dan Yuchi. Hal ini ditunjukkan pada foto-foto tahun 1835 dan 1870.


Secara umum, suku-suku Indian di Amerika juga percaya adanya Tuhan yang menguasai alam semesta. Tuhan itu tidak teraba oleh panca indera. Mereka juga meyakini, tugas utama manusia yang diciptakan Tuhan adalah untuk memuja dan menyembah-Nya. Seperti penuturan seorang Kepala Suku Ohiyesa : ”In the life of the Indian, there was only inevitable duty-the duty of prayer-the daily recognition of the Unseen and the Eternal”. Bukankah Al-Qur’an juga memberitakan bahwa tujuan penciptaan manusia dan jin semata-mata untuk beribadah pada Allah (*)


Subhanallah….

Bagaimana bisa Kepala suku Indian Cheeroke itu muslim?

Sejarahnya panjang,

Semangat orang-orang Islam dan Cina saat itu untuk mengenal lebih jauh planet (tentunya saat itu nama planet belum terdengar) tempat tinggalnya selain untuk melebarkan pengaruh, mencari jalur perdagangan baru dan tentu saja memperluas dakwah Islam mendorong beberapa pemberani di antara mereka untuk melintasi area yang masih dianggap gelap dalam peta-peta mereka saat itu.

Beberapa nama tetap begitu kesohor sampai saat ini bahkan hampir semua orang pernah mendengarnya sebut saja Tjeng Ho dan Ibnu Batutta, namun beberapa lagi hampir-hampir tidak terdengar dan hanya tercatat pada buku-buku akademis.


Para ahli geografi dan intelektual dari kalangan muslim yang mencatat perjalanan ke benua Amerika itu adalah Abul-Hassan Ali Ibn Al Hussain Al Masudi (meninggal tahun 957), Al Idrisi (meninggal tahun 1166), Chihab Addin Abul Abbas Ahmad bin Fadhl Al Umari (1300 – 1384) dan Ibn Battuta (meninggal tahun 1369).

Menurut catatan ahli sejarah dan ahli geografi muslim Al Masudi (871 – 957), Khashkhash Ibn Saeed Ibn Aswad seorang navigator muslim dari Cordoba di Andalusia, telah sampai ke benua Amerika pada tahun 889 Masehi. Dalam bukunya, ‘Muruj Adh-dhahab wa Maadin al-Jawhar’ (The Meadows of Gold and Quarries of Jewels), Al Masudi melaporkan bahwa semasa pemerintahan Khalifah Spanyol Abdullah Ibn Muhammad (888 – 912), Khashkhash Ibn Saeed Ibn Aswad berlayar dari Delba (Palos) pada tahun 889, menyeberangi Lautan Atlantik, hingga mencapai wilayah yang belum dikenal yang disebutnya Ard Majhoola, dan kemudian kembali dengan membawa berbagai harta yang menakjubkan.

Sesudah itu banyak pelayaran yang dilakukan mengunjungi daratan di seberang Lautan Atlantik, yang gelap dan berkabut itu. Al Masudi juga menulis buku ‘Akhbar Az Zaman’ yang memuat bahan-bahan sejarah dari pengembaraan para pedagang ke Afrika dan Asia.


Dr. Youssef Mroueh juga menulis bahwa selama pemerintahan Khalifah Abdul Rahman III (tahun 929-961) dari dinasti Umayah, tercatat adanya orang-orang Islam dari Afrika yang berlayar juga dari pelabuhan Delba (Palos) di Spanyol ke barat menuju ke lautan lepas yang gelap dan berkabut, Lautan Atlantik. Mereka berhasil kembali dengan membawa barang-barang bernilai yang diperolehnya dari tanah yang asing.

Beliau juga menuliskan menurut catatan ahli sejarah Abu Bakr Ibn Umar Al-Gutiyya bahwa pada masa pemerintahan Khalifah Spanyol, Hisham II (976-1009) seorang navigator dari Granada bernama Ibn Farrukh tercatat meninggalkan pelabuhan Kadesh pada bulan Februari tahun 999 melintasi Lautan Atlantik dan mendarat di Gando (Kepulaun Canary).

Ibn Farrukh berkunjung kepada Raja Guanariga dan kemudian melanjutkan ke barat hingga melihat dua pulau dan menamakannya Capraria dan Pluitana. Ibn Farrukh kembali ke Spanyol pada bulan Mei 999.


Perlayaran melintasi Lautan Atlantik dari Maroko dicatat juga oleh penjelajah laut Shaikh Zayn-eddin Ali bin Fadhel Al-Mazandarani. Kapalnya berlepas dari Tarfay di Maroko pada zaman Sultan Abu-Yacoub Sidi Youssef (1286 – 1307) raja keenam dalam dinasti Marinid. Kapalnya mendarat di pulau Green di Laut Karibia pada tahun 1291. Menurut Dr. Morueh, catatan perjalanan ini banyak dijadikan referensi oleh ilmuwan Islam.

Sultan-sultan dari kerajaan Mali di Afrika barat yang beribukota di Timbuktu, ternyata juga melakukan perjalanan sendiri hingga ke benua Amerika. Sejarawan Chihab Addin Abul-Abbas Ahmad bin Fadhl Al Umari (1300 – 1384) memerinci eksplorasi geografi ini dengan seksama. Timbuktu yang kini dilupakan orang, dahulunya merupakan pusat peradaban, perpustakaan dan keilmuan yang maju di Afrika. Ekpedisi perjalanan darat dan laut banyak dilakukan orang menuju Timbuktu atau berawal dari Timbuktu.

Sultan yang tercatat melanglang buana hingga ke benua baru saat itu adalah Sultan Abu Bakari I (1285 – 1312), saudara dari Sultan Mansa Kankan Musa (1312 – 1337), yang telah melakukan dua kali ekspedisi melintas Lautan Atlantik hingga ke Amerika dan bahkan menyusuri sungai Mississippi.

Sultan Abu Bakari I melakukan eksplorasi di Amerika tengah dan utara dengan menyusuri sungai Mississippi antara tahun 1309-1312. Para eksplorer ini berbahasa Arab. Dua abad kemudian, penemuan benua Amerika diabadikan dalam peta berwarna Piri Re’isi yang dibuat tahun 1513, dan dipersembahkan kepada raja Ottoman Sultan Selim I tahun 1517. Peta ini menunjukkan belahan bumi bagian barat, Amerika selatan dan bahkan benua Antartika, dengan penggambaran pesisiran Brasil secara cukup akurat.


Sequoyah, also known as George Gist Bukti lainnya adalah, Columbus sendiri mengetahui bahwa orang-orang Carib (Karibia) adalah pengikut Nabi Muhammad. Dia faham bahwa orang-orang Islam telah berada di sana terutama orang-orang dari Pantai Barat Afrika. Mereka mendiami Karibia, Amerika Utara dan Selatan. Namun tidak seperti Columbus yang ingin menguasai dan memperbudak rakyat Amerika. Orang-Orang Islam datang untuk berdagang dan bahkan beberapa menikahi orang-orang pribumi.

Lebih lanjut Columbus mengakui pada 21 Oktober 1492 dalam pelayarannya antara Gibara dan Pantai Kuba melihat sebuah masjid (berdiri di atas bukit dengan indahnya menurut sumber tulisan lain). Sampai saat ini sisa-sisa reruntuhan masjid telah ditemukan di Kuba, Mexico, Texas dan Nevada.

Dan tahukah anda? 2 orang nahkoda kapal yang dipimpin oleh Columbus kapten kapal Pinta dan Nina adalah orang-orang muslim yaitu dua bersaudara Martin Alonso Pinzon dan Vicente Yanex Pinzon yang masih keluarga dari Sultan Maroko Abuzayan Muhammad III (1362). [THACHER,JOHN BOYD: Christopher Columbus, New York 1950]

Dan mengapa hanya Columbus saja yang sampai saat ini dikenal sebagai penemu benua amerika? Karena saat terjadi pengusiran kaum yahudi dari spanyol sebanyak 300.000 orang yahudi oleh raja Ferdinand yang Kristen, kemudian orang-orang yahudi menggalang dana untuk pelayaran Columbus dan berita ‘penemuan benua Amerika’ dikirim pertama kali oleh Christopher Columbus kepada kawan-kawannya orang Yahudi di Spanyol.

Pelayaran Columbus ini nampaknya haus publikasi dan diperlukan untuk menciptakan legenda sesuai dengan ‘pesan sponsor’ Yahudi sang penyandang dana. Kisah selanjutnya kita tahu bahwa media massa dan publikasi dikuasai oleh orang-orang Yahudi yang bahkan dibenci oleh orang-orang seperti Henry Ford si raja mobil Amerika itu.


Maka tampak ada ketidak-jujuran dalam menuliskan fakta sejarah tentang penemuan benua Amerika. Penyelewengan sejarah oleh orang-orang Yahudi yang terjadi sejak pertama kali mereka bersama-sama orang Eropa menjejakkan kaki ke benua Amerika.

Dan tahukah anda? sebenarnya laksam ana Zheng He atau yang di Indonesia lebih dikenal dengan nama laksamana Cheng Ho adalah penemu benua amerika pertama, sekitar 70 tahun sebelum Columbus.

Sekitar 70 tahun sebelum Columbus menancapkan benderanya di daratan Amerika, Laksamana Zheng He sudah lebih dulu datang ke sana. Para peserta seminar yang diselenggarakan oleh Royal Geographical Society di London beberapa waktu lalu dibuat terperangah. Adalah seorang ahli kapal selam dan sejarawan bernama Gavin Menzies dengan paparannya dan lantas mendapat perhatian besar.

Tampil penuh percaya diri, Menzies menjelaskan teorinya tentang pelayaran terkenal dari pelaut mahsyur asal Cina, Laksamana Zheng He (kita mengenalnya dengan Ceng Ho-red). Bersama bukti-bukti yang ditemukan dari catatan sejarah, dia lantas berkesimpulan bahwa pelaut serta navigator ulung dari masa dinasti Ming itu adalah penemu awal benua Amerika, dan bukannya Columbus.


Bahkan menurutnya, Zheng He ‘mengalahkan’ Columbus dengan rentang waktu sekitar 70 tahun. Apa yang dikemukakan Menzies tentu membuat kehebohan lantaran masyarakat dunia selama ini mengetahui bahwa Columbus-lah si penemu benua Amerika pada sekitar abad ke-15. Pernyataan Menzies ini dikuatkan dengan sejumlah bukti sejarah.

Adalah sebuah peta buatan masa sebelum Columbus memulai ekspedisinya lengkap dengan gambar benua Amerika serta sebuah peta astronomi milik Zheng He yang dosodorkannya sebagai barang bukti itu. Menzies menjadi sangat yakin setelah meneliti akurasi benda-benda bersejarah itu.

Cherokee syllabary”Laksana inilah yang semestinya dianugerahi gelar sebagai penemu pertama benua Amerika,” ujarnya. Menzies melakukan kajian selama lebih dari 14 tahun. Ini termasuk penelitian peta-peta kuno, bukti artefak dan juga pengembangan dari teknologi astronomi modern seperti melalui program software Starry Night.

Dari bukti-bukti kunci yang bisa mengubah alur sejarah ini, Menzies mengatakan bahwa sebagian besar peta maupun tulisan navigasi Cina kuno bersumber pada masa pelayaran Laksamana Zheng He. Penjelajahannya hingga mencapai benua Amerika mengambil waktu antara tahun 1421 dan 1423. Sebelumnya armada kapal Zheng He berlayar menyusuri jalur selatan melewati Afrika dan sampai ke Amerika Selatan.


Uraian astronomi pelayaran Zheng He kira-kira menyebut, pada larut malam saat terlihat bintang selatan sekitar tanggal 18 Maret 1421, lokasi berada di ujung selatan Amerika Selatan. Hal tersebut kemudian direkonstruksi ulang menggunakan software Starry Night dengan membandingkan peta pelayaran Zheng He.

“Saya memprogram Starry Night hingga masa di tahun 1421 serta bagian dunia yang diperkirakan pernah dilayari ekspedisi tersebut,” ungkap Menzies yang juga ahli navigasi dan mantan komandan kapal selam angkatan laut Inggris ini. Dari sini, dia akhirnya menemukan dua lokasi berbeda dari pelayaran ini berkat catatan astronomi (bintang) ekspedisi Zheng He.

Lantas terjadi pergerakan pada bintang-bintang ini, sesuai perputaran serta orientasi bumi di angkasa. Akibat perputaran bumi yang kurang sempurna membuat sumbu bumi seolah mengukir lingkaran di angkasa setiap 26 ribu tahun. Fenomena ini, yang disebut presisi, berarti tiap titik kutub membidik bintang berbeda selama waktu berjalan. Menzies menggunakan software untuk merekonstruksi posisi bintang-bintang seperti pada masa tahun 1421.

“Kita sudah memiliki peta bintang Cina kuno namun masih membutuhkan penanggalan petanya,” kata Menzies. Saat sedang bingung memikirkan masalah ini, tiba-tiba ditemukanlah pemecahannya. “Dengan kemujuran luar biasa, salah satu dari tujuan yang mereka lalui, yakni antara Sumatra dan Dondra Head, Srilanka, mengarah ke barat.”

Bagian dari pelayaran tersebut rupanya sangat dekat dengan garis katulistiwa di Samudera Hindia. Adapun Polaris, sang bintang utara, dan bintang selatan Canopus, yang dekat dengan lintang kutub selatan, tercantum dalam peta. “Dari situ, kita berhasil menentukan arah dan letak Polaris. Sehingga selanjutnya kita bisa memastikan masa dari peta itu yakni tahun 1421, plus dan minus 30 tahun.”

Sequoyah Atas temuan tersebut, Phillip Sadler, pakar navigasi dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics, mengatakan perkiraan dengan menggunakan peta kuno berdasarkan posisi bintang amatlah dimungkinkan. Dia juga sepakat bahwa estimasi waktu 30 tahun, seperti dalam pandangan Menzies, juga masuk akal.


Selama ini, masyarakat dunia mengetahui kiprah Zheng He sebagai penjelajah ulung. Dia terlahir di Kunyang, kota yang berada di sebelah barat daya Propinsi Yunan, pada tahun 1371. Keluarganya yang bernama Ma, adalah bagian dari warga minoritas Semur. Mereka berasal dari kawasan Asia Tengah serta menganut agama Islam.

Ayah dan kakek Zheng He diketahui pernah mengadakan perjalanan haji ke Tanah Suci Makkah. Sementara Zheng He sendiri tumbuh besar dengan banyak mengadakan perjalanan ke sejumlah wilayah. Ia adalah Muslim yang taat.

Yunan adalah salah satu wilayah terakhir pertahanan bangsa Mongol, yang sudah ada jauh sebelum masa dinasti Ming. Pada saat pasukan Ming menguasai Yunan tahun 1382, Zheng He turut ditawan dan dibawa ke Nanjing. Ketika itu dia masih berusia 11 tahun.

Zheng He pun dijadikan sebagai pelayan putra mahkota yang nantinya menjadi kaisar bernama Yong Le. Nah kaisar inilah yang memberi nama Zheng He hingga akhirnya dia menjadi salah satu panglima laut paling termashyur di dunia.

10 Keajaiban Geologis

Written by Admin Tuesday, 24 August 2010 15:03

10 Keajaiban Dunia sudah tersebar dimana-mana dan hampir semua orang sudah mengetahuinya. Akan tetapi 12 tempat dibawah ini adalah merupakan keajaiban dunia yang merupakan suatu misteri.

Mister-misteri baik bentuk, warna, dan penyebab nya masih menjadi tanda tanya besar para geologis di dunia ini.

1. The Wave. Antara Arizona State dan Utah - Amerika
Berada di perbatasan arizona dan utah, Amerika terbuat dari pasir yang berumur 190 juta tahun yang berubah menjadi batu.


2. Antelope Canyon, Arizona - Amerika
Antelope Canyon cukup terkenal dikalangan turis dan terletak di Navajo Land , dekat Page, Arizona di Amerika.


3. Great Blue Hole di Belize
Great Blue Hole berada di jarak 60 mil dari kota Belize. Great Blue Hole yang kalau diartikan secara harafiah dalam bahasa Indonesia berarti 'Lubang Biru Hebat' membentuk lingkaran yang mempunyai diameter 0.4 kilometer. Tempat ini merupakan tempat yang cocok untuk diving karena banyak sekali hewan-hewan laut didalamnya. dalamnya sekitar 480 kaki atau 145 meter. karena kedalamannya itulah warna nya jadi biru tua.


4. Crystal Cave of the Giants di Mexico
Crystal Cave adalah gua yang berada di dalam pertambangan di Chihuahua Mexico. Keunikan nya mencerminkan keajabian dunia diaman warna dan bentuknya yang sangat bervariasi ditambah dengan warnanya yang emas dan silver.


5. Eye of the Sahara di Mauritania
Diberi nama Eye of the Sahara karena bentuknya yang seperti sebuah bola mata dan masih merupakan sebuat misteri yang belum terpecahkan kenapa bentuknya seperti mata. Keajaiban ini berada di baratdaya Gurun Sahara dan mempunyai berdiameter 30 miles (sangat besar) sehingga dapat dilihat dengan jelas dari angkasa.


6. Blue Lake Cave di Brazil
Tempat ini mempunyai sebutan populer yaitu "Gruta do Lago Azul" (Blue Lake Cave) dan merupakan kejadian alam yang sungguh menakjubkan, sebuah danau berwarna biru berada di dalam gua di Brasil. Keajaiban gua ini sungguh luar biasa dan terbentuk secara alami dengan interior stalaktit, stalakmit yang makin memperindah danau biru itu.


7. Giants Causeway di Irlandia
Pembentukannya adalah karena reaksi vulkanik pada saat gunung meletus. Bentuknya yang hampir semuanya berbentuk hexagonal dengan ketinggian sekitar 12 meter-an ini benar-benar menunjukkan sebuah keajaiban di dunia.


8. Hell Gate di Uzbekistan
Benar-benar sebuah nama yang mengerikan, biasa disebutkan "the door to hell" yang berarti pintu ke neraka. Hell Gate terletak di dekat kota kecil, Darvaz. Hell Gate ditemukan 35 tahun yang lalu dimana tim geologis sedang menggali untuk mencari sumber gas. Akan tetapi yang mereka temukan adalah sebuah goa besar yang berapi. Goa ini tetap menyala karena terdapat kandungan gas yang tidak terkirakan dialam nya sehingga diperkirakan goa ini akan terus membakar gas selamanya.


9. Wave Rock di Australia
Merupakan Batu yang terbentuk secara alami dengan sendirinya dan populer dengan nama "Wave Rock" karena bentuknya menyerupai ombak. Tingginya bisa mencapai 15 meter dan panjangnya sampai 110 meter.


10. Chocolate Hills di Philippines
Dari namanya bisa membuat orang-orang yang doyan coklat jadi ngiler. Luasnya mencapai 50 kilometer persegi dan terletak di Bohol, Filipina.


11. Danau 3 Warna di Indonesia
Danau tiga warna di puncak kawah Gunung Kelimutu, Indonesia. Pasti banyak orang Indonesia yang belum tau tempat ini dan pernah ke sana. Danau ini sungguh mempesona dengan keindahan dan misteri yang tersimpan di puncak gunung setinggi 1.690 meter di atas permukaan laut itu.


12. Danau Berwarna Pink di Australia
Danau ini berada di sebuah pulau di Australia Barat dan ditemukan oleh Matthew Flinders pada tahun 1802. Sampai sekarang sebab musabab air di danau tersebut berwarna pink masih merupakan suatu misteri.

 

20 Kehebatan Manfaat Puasa Ramadhan bagi Kesehatan Manusia

Written by Admin Tuesday, 24 August 2010 14:58

  1. Saat berpuasa ternyata terjadi peningkatan HDL and apoprotein alfa1, dan penurunan LDL ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Beberapa the penelitian “chronobiological” menunjukkan saat puasa ramadan berpengaruh terhadap ritme penurunan distribusi sirkadian dari suhu tubuh, hormon kortisol, melatonin dan glisemia. Berbagai perubahan yang meskipun ringan tersebut tampaknya juga berperanan bagi peningkatan kesehatan manusia.
  2. Keadaan psikologis yang tenang, teduh dan tidak dipenuhi rasa amarah saat puasa ternyata dapat menurunkan adrenalin. Saat marah terjadi peningkatan jumlah adrenalin sebesar 20-30 kali lipat. Adrenalin akan memperkecil kontraksi otot empedu, menyempitkan pembuluh darah perifer, meluaskan pebuluh darah koroner, meningkatkan tekanan darah rterial dan menambah volume darah ke jantung dan jumlah detak jantung. Adrenalin juga menambah pembentukan kolesterol dari lemak protein berkepadatan rendah. Berbagai hal tersebut ternyata dapat meningkatkan resiko penyakit pembuluh darah, jantung dan otak seperti jantung koroner, stroke dan lainnya.

    Read more: 20 Kehebatan Manfaat Puasa Ramadhan bagi Kesehatan Manusia

Bandara Tertinggi di Dunia

Written by Admin Tuesday, 24 August 2010 14:55


Pada awal tahun 2010 ini, kita mendengar bahwa pemerintah China akan membangun bandara tertinggi di dunia, Nagqu Dagring Airport di Nagqu, Tibet. Bandara yg diproyeksikan selesai pada 2014 ini akan dibangun di ketinggian 4,436 m.

Nah, untuk yg sekarang, di manakah bandara tertinggi di dunia?

Read more: Bandara Tertinggi di Dunia

 

Page 1 of 31

«StartPrev12345678910NextEnd»

Waktu Shalat

Bukittinggi Indonesia
27 Ramadan 1431
September 6, 2010
Prayer Time
Fajar 5:05
Sunrise 6:13
Zuhr 12:18
Asr 3:29
Magrib 6:21
Isha 7:26

Shoutbox

Ayo! Dukung Web SMA

Ayo Dukung Web SMA Negeri 1 Ampek Angkek dengan meletakkan banner di blog anda

logo sma

<a href="http://sman1ampekangkek.sch.id/" target="_blank"><img src="http://sman1ampekangkek.sch.id/images/logo-sma.jpg" /></a>

SMALAMB on FB

Online

We have 2 guests online

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday6
mod_vvisit_counterYesterday159
mod_vvisit_counterWeek313
mod_vvisit_counterLast week986
mod_vvisit_counterMonth871
mod_vvisit_counterLast month4463
mod_vvisit_counterAll64577

Online (5 minutes ago): 7
Your IP: 38.107.191.114
,
Now is: 2010-09-07 00:13

Learning




Copyright © 2010 SMAN 1 Ampek Angkek. All Rights Reserved.
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.